Tiket Penonton Ber-QR dan Galeri Foto: Pemasukan dari Hari Lomba
22 Oktober 2026 · Admin PaskiHub

Hari lomba adalah momen dengan pengunjung terbanyak: orang tua, alumni, sampai warga sekitar. Dengan menu Tiket dan Galeri di Paket Premium, keramaian itu menjadi pemasukan yang tertata, bukan sekadar kotak uang di meja registrasi.
Tiket online dan penjualan di lokasi
Panitia menentukan jenis tiket, harga dan kuotanya. Penonton membeli lewat website lomba, membayar, lalu menerima tiket ber-QR di email. Untuk penonton yang datang langsung, petugas tiket mencatat penjualan tunai lewat menu kasir di HP, sehingga setiap lembar tiket tetap tercatat.
Pemindaian di pintu masuk
Petugas tiket memindai QR menggunakan kamera HP. Sistem langsung menandai tiket sudah dipakai, sehingga satu tiket tidak bisa masuk dua kali dan tangkapan layar tiket orang lain tidak berguna. Panitia bisa memantau jumlah penonton yang sudah masuk kapan saja.
Galeri foto ber-watermark
Fotografer panitia mengunggah foto lomba ke galeri. Pengunjung melihat semua foto dengan watermark, lalu membeli foto asli per foto atau dalam paket. Setelah pembayaran terverifikasi, foto asli tanpa watermark bisa diunduh pembeli. Orang tua dan anggota tim mendapat kenang-kenangan berkualitas, panitia mendapat pemasukan tambahan dari karya fotografernya.
Langsung masuk laporan kas
Setiap tiket dan foto yang terjual tercatat otomatis sebagai pemasukan di laporan kas, terpisah per sumber. Bendahara tidak perlu menyalin dari buku penjualan, dan laporan pertanggungjawaban bisa diekspor kapan saja.
Tips agar penjualan maksimal
- Umumkan link pembelian tiket bersamaan dengan pengumuman tim peserta
- Siapkan dua petugas pemindai di pintu masuk saat jam ramai
- Unggah foto sesegera mungkin setelah setiap sesi, selagi penonton masih di lokasi